Welcome In My Blogs
Semoga Bermanfaat
"Ilmu Milik Allah bukan milik Manusia ...
Ilmu hanya bekal bagi manusia untuk menuju surga-Nya"

Selasa, 22 November 2011

Telaah Kurikulum PAI

Pengertian tentang Informasi, Ajaran, Fakta, Data, Dalil, Konten, Prosedur, Teori, Konsep, dan Pengetahuan

1. Informasi
    Dalam Kamus Ilmiah Populer (2010:230), Informasi adalah kabar, pemberitahuan, keterangan, pengertian, dan penerangan. Sedangkan dalam Situs (http://flashnet.forumotion.com :2011), Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya.
    Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Informasi merupakan suatu keterangan atau kabar yang merupakan hasil dari pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi yang memiliki nilai tertentu dan menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Misalnya, anak mengikuti ulangan harian Qur’an Hadist yang berbentuk tes tertulis. Setelah anak mengikuti ujian tersebut maka akan menghasilkan jawaban dari mereka. Kemudian jawaban mereka diperiksa (diolah) yang akan menghasilkan nilai (hasil). Nilai tersebut diumumkan kepada siswa, ada yang mendapat 75, 70, 90 dan lain-lain.

2. Ajaran
    Dalam Situs (www.wartika.com:2011), Ajaran adalah suatu yang diajarkan yang berbentuk nasihat, petunjuk. Dengan demikian, Ajaran merupakan segala suatu yang diajarkan berupa nasihat, informasi, petunjuk, materi. Misalnya, anak diajarkan materi PAI tentang Sifat-sifat Terpuji, Jinayah dan Hudud, dan materi yang lainnya.

3. Fakta
    Dalam Kamus Ilmiah Populer (2010:146), Fakta adalah sesuatu yang sungguh-sungguh terjadi, bukti nyata suatu peristiwa, realita. Sedangkan dalam Situs (http://julius12.wordpress.com:2011), Fakta adalah adalah sebagai faktor nyata atau suatu realitas yang ada di suatu tempat dan dalam waktu tertentu tentang apa yang kita amati (lihat ,dengar, raba ,cicip dan cium), realitas yang kita amati itu bisa berupa kejadian, benda, symbol, sifat, dan lain sebagainya. Artinya informasi yang kita peroleh dari sebuah pengamatan.
    Dengan demikian, Fakta adalah suatu realita yang berbentuk kejadian, benda, symbol, sifat, yang didapat melalui inderawi manusia. Misalnya, Al-Qur’an adalah firman Allah Swt, Nabi terakhir adalah Muhammad Saw, dan lain sebagainya.

4. Data
    Dalam Situs (http://flashnet.forumotion.com :2011), Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
    Dengan demikian, Data adalah suatu yang belum mempunyai arti (mentah) yang perlu diolah. Data dapat berwujud keadaan, gambar, suara, huruf, dan lain sebagainya. Misalnya, jawaban pertanyaan anak pada saat ujian, absensi, gambar-gambar tentang wudhu’, dan lain sebagainya.

5. Dalil
    Dalam Kamus Ilmiah Populer (2010:80), Dalil adalah pedoman, pasal, atau kalimat yang dinukil dari kitab sebagai bukti kebenaran. Dalam Situs (www.wartika.com:2011), Dalil adalah keterangan yg dijadikan bukti atau alasan suatu kebenaran (terutama berdasarkan ayat Alquran).
    Dengan demikian, Dalil adalah suatu keterangan yang dijadikan sebagai pedoman. Misalnya, Dalil tentang Hukuman Bagi Pelaku Zina yaitu :
    Artinya : Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. (QS. An-Nur:2)

6. Konten
    Dalam Kamus Ilmiah Populer (2010:334), Konten adalah isi, volume, atau muatan.
Dengan demikian, Konten sama halnya dengan materi. Misalnya materi dalam pembelajaran yang terdiri dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang harus dipelajari oleh siswa untuk mencapai standar kompetensi. Materi dapat berbentuk fakta, konsep, prosedur, keterampilan, dan sifat atau nilai. Misalnnya, fakta (Al-Qur’an turun pada tanggal 17 Ramadhan), konsep (Hadits adalah segala perkataan, perbuatan, dan ketetapan Rasul Muhammad), prosedur (tata cara sholat wajib dimulai dari takbir sampai salam), dan nilai (kasih sayang, minat, bakat).

7. Prosedur
    Dalam Kamus Ilmiah Populer (2010:603), Prosedur adalah jalur penyelesaian, cara kerja. Dalam Situs (http://id.shvoong.com:2011), Prosedur dalam lingkup pembelaran adalah suatu hal berkenaan dengan langkah-langkah, selangkah sistematis atau berurutan dalam mengerjakan suatu tugas.
    Dengan demikian, Prosedur adalah langkah-langkah dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Misalnya, tata cara sholat wajib yaitu dimulai dari wudhu’, berdiri (bagi mampu), niat, takbirotul ihrom, membaca Surat Fatihah, ruku’, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, tahiyat awal, tahiyat akhir, dan salam.

8. Teori
    Dalam Situs (http://imtaq.com:2011), Teori dalam ilmu pengetahuan berarti model atau kerangka pikiran yang menjelaskan fenomena alami atau fenomena sosial tertentu. Teori dirumuskan, dikembangkan, dan dievaluasi menurut metode ilmiah. Teori juga merupakan suatu hipotesis yang telah terbukti kebenarannya.
    Dengan demikian, Teori adalah kerangka pikir yang menjelaskan suatu fenomena. Yang dirumuskan, dikembangkan, dan dievaluasi menurut metode ilmiah. Misalnya, teori tentang bohong yaitu sekali melakukan kebohongan maka akan terjadi kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan yang pertama. Teori tentang belajar yaitu Behavioristik (Peristiwa belajar akan terjadi jika ada stimulus dan respon serta dilakukan secara kontinu akan menimbulkan kebiasaan). Teori tentang Penciptaan Manusia dalam firman Allah :
    Artinya : 12. Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. 13. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). 14. Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. (QS. Al-Mukminun:12-14)

9. Konsep
    Dalam Kamus Ilmiah Populer (2010:328), Konsep adalah ide umum, pengertian, rencana dasar. Dalam Situs (http://id.shvoong.com:2011), Konsep adalah penjelasan, definisi, ciri khusus, komponen atau bagian suatu obyek. Dalam Situs (http://julius12.wordpress.com:2011), Konsep dapat difahami sebagai gambaran umum dari suatu ide atau gagasan dari sistem penalaran. Biasanya gambaran umum itu sifatnya abstrak. Dalam sistem penalaran, kita  harus memberikan batas atau ruang lingkup agar jelas terbeda sesuatu dengan yang lain, baik bentuk, sifat atau material dari ide atau gagasan tersebut.
    Dengan demikian, Konsep adalah gambaran umum yang berbentuk idea tau gagasaan dari system penalaran. Misalnya konsep Al-Qur’an adalah firman Allah Swt. Yang berbahasa Arab diwahyukan kepada Nabi Muhamad Saw. melalui perantara Malaikat Jibril untuk disampaikan kepada umatnya dan dijadikan pedoman serta ibadah bagi yang membacanya. Konsep orang Munafik adalah berkata bohong, ingkar, dan tidak amanah.

10. Pengetahuan
    Menurut Notoatmojo (www.duniabaca.com:2011), Pengetahuan adalah hasil dari tahu dan ini setelah orang melakukan penginderaan terhadap objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia. Sebagian besar pengetahuan diperoleh melalui mata dan telinga. Dalam Wikipedia, Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang.
    Dari uraian di atas, Pengetahuan adalah semua hasil yang dapat dilihat dari indera manusia. Seperti mendengarkan guru yang sedang menjelaskan, membaca buku, dan membaca Al-Qur’an.

Pengertian Kurikulum
    Kurikulum adalah sasaran yang akan dicapai. Yang dimaksud dengan sasaran adalah sebagai berikut :
1.    Tujuan Pendidikan Nasional
Menurut Undang-undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 Pasal 3 (2011:11), Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan berbentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
2.    Tujuan Institusional
Menurut R. Ibrahim (2010:70), Tujuan institusional adalah tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh lembaga atau jenis/tingkatan sekolah. Setiap lembaga//jenis sekolah memiliki perbedaan dalam hal tujuan institusional. Seperti tujuan Madrasah Aliyah Al-Fatah Palembang.
3.    Tujuan Kurikuler
Menurut R. Ibrahim (2010:71), Tujuan kurikuler adalah tujuan-tujuan yang pencapaiannya dibebankan pada masing-masing pelajaran. Seperti tujuan mata pelajaran agama, IPS, IPA, dan sebagainya.
4.    Standar Kompetensi Lulusan
Permendiknas No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi, Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, keterampilan. Standar kompetensi lulusan mencakup kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau seluruh kelompok mata pelajaran.
5.    Standar Kompetensi
Permendiknas No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi, Standar kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang mengambarkan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester. Standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional.
6.    Kompetensi Dasar
Permendiknas No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi, Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi.
7.    Tujuan Pembelajaran
Permendiknas No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi, Tujuan pembelajaran mengambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.

Pengajaran dan Bimbingan
1. Pengajaran
    Menurut Ahmad Rohani (1997:1-3), Pengajaran adalah suatu aktivitas (proses) belajar-mengajar. Di dalamnya ada dua subjek yaitu guru dan peserta didik. Pengajaran itu juga merupakan aktivitas (proses) yang sistematis dan sistemik yang terdiri atas banyak komponen. Masing-masing komponen pengajaran tidak bersifat parsial (terpisah) atau berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus berjalan secara teratur, saling bergantung, dan berkesinambungan.
    Berdasarkan pendapat di atas, Pengajaran adalah suatu proses belajar mengajar yang sistematis dan sistemik yang terdiri dari banyak komponen, di antaranya guru dan murid. Komponen-komponen tersebut berjalan secara teratur, saling bergantung, dan berkesinambungan serta antarkomponen tidak terpisahkan.
2. Bimbingan
    Menurut Rochman Natawijaya yang dikutip oleh Ermis Suryana (2011:2), Bimbingan adalah proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sehingga ia sanggup mengarahkan diri dan dapat bertindak wajar sesuai dengan tuntunan dan keadaan keluarga serta masyarakat.
    Dengan demikian, Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang diberikan guru kepada murid secara terus menerus agar siswa tersebut dapat memahami dirinya dan bertindak wajar sesuai dengan yang menjadi tuntunan keluarga dan masyarakat.

3. Perbedaan Pengajaran dan Bimbingan
    Dari kedua pendapat tersebut, dapat dibedakan sebagai berikut :
a.    Pengajaran merupakan proses belajar mengajar. Sedangkan bimbingan merupakan proses pemberian bantuan kepada anak didik.
b.    Pengajaran memiliki komponen-komponen sebagai pendukung di dalamnya seperti murid. Sedangkan bimbingan tidak.
c.    Pengajaran identik di dalam kelas. Sedangkan bimbingan tidak mengenal tempat.

Nama-nama Rasul dan Mu’jizatnya
1)    Adam As. Mu’jizatnya adalah manusia pertama di bumi.
2)    Idris As. Mu’jizatnya adalah pandai dalam ilmu pengetahuan, mengendarai unta di saat orang tidak bisa melakukannya dan menjahit.
3)    Nuh As. Mu’jizatnya adalah dapat membuat perahu.
4)    Nabi Hud As. Mu’jizatnya adalah pintar, sabar dan lemah lembut.
5)    Nabi Shalih As. Mu’jizatnya adalah dapat mengeluarkan unta betina dari batu.
6)    Nabi Ibrahim As. Mu’jizatnya adalah tidak terbakar oleh api
7)    Nabi Luth As. Mu’jizatnya adalah hujan batu bagi kaum Luth.
8)    Nabi Ismail As. Mu’jizatnya adalah ketika dikurban oleh Ayahnya, Allah menggantikannya dengan seekor domba.
9)    Nabi Ishak As. Mu’jizatnya adalah arif dan bijak.
10)    Nabi Ya’kub As. Mu’jizatnya adalah sabar.
11)    Nabi Yusuf As. Mu’jizatnya adalah memiliki wajah yang sangat tampan sehingga mampu memikat setiap wanita yang melihatnya, dan mampu mentakwilkan mimpi.
12)    Nabi Ayub As. Mu’jizatnya adalah ulat di tubuhnya.
13)    Nabi Syuaib As. Mu’jizatnya adalah lemah lembut dan sabar serta dapat mendatangkan gempulan dari langit yaitu badai.
14)    Nabi Musa As. Mu’jizatnya adalah tongkat bisa menjadi ular, membelah lautan, dan tangannya di masukkan dalam saku akan bercahaya.
15)    Harun As. Mu’jizatnya adalah pandai berdiplomasi.
16)    Zulkifli As. Mu’jizatnya adalah sabar dan adil.
17)    Nabi Daud As. Mu’jizatnya adalah suara yang merdu dan mampu berbicara dengn burung.
18)    Nabi Sulaiman As. Mu’jizatnya adalah dapat berbicara dengan binatang, dan berkomunikasi dengan jin.
19)    Nabi Ilyas As. Mu’jizatnya adalah sabar.
20)    Nabi Ilyasa’ As. Mu’jizatnya adalah menghidupkan kembali orang yang telah mati.
21)    Nabi Yunus As. Mu’jizatya adalah Nabi Yunus dimakan oleh seekor ikan (kemungkinan paus) dan ditemukan masih hidup di perut ikan tersebut.
22)    Nabi Zakariyah As. Mu’jizatnya adalah pohon terbelah menjadi dua dan ia masuk ke dalam pohon tersebut kemudian pohon tersebut terkatup kembali.
23)    Nabi Yahya As. Mu’jizatnya adalah cinta terhadap seluruh makhluk Allah.
24)    Nabi Isa As. Mu’jizatnya adalah dapat menghidupkan orang mati, membuat burung dari tanah liat, dan menyembuhkan penyakit kusta, buta dan melihat hal-hal gaib.
25)    Nabi Muhammad Saw. Mu’jizatnya adalah Al’Qur’an, isra’ mi’raj, dan dari selah-selah jarinya dapat mengeluarkan air, mampu membelah bulan dan lain-lain.
    Proses perencanaan dan pelaksanaan penyampaian materi hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip antara lain :
1)    Mudah ke sulit. Contoh dari melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an sampai memahami ayat Al-Qur’an.
2)    Sederhana ke kompleks. Contohnya guru menjelaskan tentang pengertian Al-Qur’an secara bahasa sampai menurut para Ahli.
3)    Konkret ke abstrak. Contohnya guru menjelaskan tentang orang munafik. Kemudia guru mencontohkan kalau orang munafik itu lain di mulut lain di hati, ingkar janji.


Daftar Pustaka
    Darmawan, Hendro. 2010. Kamus Ilmiah Populer Lengkap. Yogyakarta : Bintang Cemerlang.
    Ibrahim, R dan Nana Syaodih. 2010. Perencanaan Pengajaran. Jakarta : Rineka Cipta.
    Permendiknas No. 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses.
    Rohani, Ahmad. 1997. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta : Rineka Cipta.
    Suryana, Ermis. 2010. Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Palembang : Grafika Telindo.
    Undang-undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003. 2011. Sinar Grafika : Jakarta.
    http://duniabaca.com/definisi-pengetahuan-serta-faktor-faktor-yang-mempengaruhi pengetahuan.html
    http://jalius12.wordpress.com/2010/04/18/pengertian-fakta-prinsip-dan-konsep/
    http://www.artikata.com/arti-357356-ajaran.html
    http://flashnet.forumotion.com/t43-pengertian-data-dan-informasi
    http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2159699-pengertian-materi-pembelajaran/
    http://imtaq.com/definisi-pengertian-teori-secara-umum/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar